<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503</id><updated>2011-04-22T01:44:58.009+07:00</updated><category term='TIPS N TRIK'/><category term='U-Mum BGT'/><category term='PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><title type='text'>SAINS</title><subtitle type='html'>Informasi, Teknologi dan Perpustakaan telah menjadi satu bagian yang tidak dapat dipisahkan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hasimori.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-596855785145173533</id><published>2009-05-30T22:08:00.006+07:00</published><updated>2009-05-30T22:28:22.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><title type='text'>ALAT BANTU PENELUSURAN INFORMASI UNTUK MEMPERCEPAT TEMU KEMBALI INFORMASI (PENGANTAR ANALISIS SUBYEK)</title><content type='html'>PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini perkembangan informasi yang semakin cepat, menjadikan informasi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebutuhan masyarakat indonesia. Informasi menjadi hal penting yang setara dengan makanan kita sehari-hari. Informasi telah menjadi alat masyarakat untuk mengambil keputusan-keputusan baik individu maupun organisasi resmi. Tanpa adanya informasi yang pasti, pengambilan keputusan tidak akan memperoleh hasil yang maksimal.&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam perkembangan masyarakat. Teknologi berkembang dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu kehidupan manusia. Salah satu aspek yang dipengaruhi adalah penyebaran informasi. Informasi menyebar dengan bantuan peralatan-peralatan digital misalnya radio dan televisi. Pada akhir-akhir ini yang menjadi salah satu sorotan masyarakat adalah perkembangan teknologi internet. Internet menjadi alat yang efektif dalam penyebaran informasi, bahkan peranannya sudah mampu menyamai popularitas televisi dan radio.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kata informasi sendiri berasal dari kata Perancis kuno informacion yang diambil dari bahasa latin informationem yang berarti garis besar, konsep atau ide. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktifitas dalam pengetahuan yang dikomunikasikan. Secara umum informasi berhubungan erat dengan konsep arti, pengetahuan, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TEMU KEMBALI INFORMASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Temu kembali informasi merupakan proses untuk mengidentifikasi, kemudian memanggil suatu dokumen dari suatu penyimpanan, sebagai jawaban atas pemintaan sebuah informasi. Pengertian lainnya adalah sistem temu kembali informasi merupakan proses yang berhubungan dengan representasi, penyimpanan, pencarian dengan pemanggilan informasi yang relevan dengan kebutuhan informasi yang diinginkan pengguna.&lt;br /&gt;Temu kembali informasi dilakukan selama pencari informasi membutuhkan informasi yang masih tersebar dan belum diketemukan keberadaannya. Identifikasi informasi dapat memberikan gambaran mengenai informasi yang diperlukan, baik berupa jenis maupun keberadaannya. Dalam identifikasi informasi diperlukan alat bantu penelusuran yang dapat digunakan untuk membantu pencari informasi. Alat-alat ini antara lain adalah: katalog, indeks, bibliografi, opac dan berbagai alat lainnya yang dibuat tercetak maupun dalam format digital.&lt;br /&gt;Pencarian informasi dengan menggunakan alat bantu penelusuran dapat dilakukan pada ruang tertentu (misalnya di perpustakaan) atau pada cakupan yang lebih luas (di seluruh dunia). Pencarian informasi secara global mungkin dilakukan berkat kemajuan teknologi informasi, terutama dengan adanya perkembangan internet. Internet memungkinkan semua data dapat digabungkan dan diakses dari satu tempat.&lt;br /&gt;Dengan adanya alat bantu penelusuran informasi, diharapkan proses pencarian informasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih spesifik. Dengan proses temu kembali informasi yang lebih cepat maka diharapkan dapat menghemat waktu pencari informasi. Sehingga pencari informasi dapat menggunakan waktu lainnya untuk melakukan kegiatan lain.&lt;br /&gt;Selama proses pembuatan alat temu kembali informasi dibutuhkan ketrampilan dan pengetahuan yang luas, terutama pemahaman mengenai pengindeksan subyek. Dengan adanya subyek yang tepat maka ketepatan informasi yang diperoleh pengguna akan lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGINDEKSAN SUBYEK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas pengolahan di perpustakaan meliputi beberapa kegiatan, antara lain klasifikasi dan penentuan tajuk subyek. Klasifikasi digunakan untuk menentukan nomor kelas dan tajuk subyek digunakan untuk mendeskripsikan suatu indeks atau lebih dikenal dengan sebutan pengkatalogan subyek. Pengindeksan subyek merupakan kegiatan identifikasi terhadap subyek atau pokok persoalan yang dibahas dalam suatu buku. Dalam melakukannya ada beberapa metode dan peraturan yang disepakati oleh pustakawan secara umum.&lt;br /&gt;Setelah kegiatan analisis subyek dilakukan maka akan diketahui subyek dari suatu bidang ilmu. Subyek-subyek tersebut kemudian dibuatkan bahasa indeksnya. Bahasa indeks merupakan bahasa yang terawasi dan hasil dari analisis subyek disebut sebagai bahasa alamiah. Ada beberapa sistem bahasa indeks, yaitu:&lt;br /&gt;1.    Daftar Tajuk Subyek&lt;br /&gt;Daftar tajuk subyek adalah daftar dari sejumlah istilah atau kata-kata dengan memberikan acuan atau penunjukan. Misalnya dengan pemberian istilah lihat dan lihat juga.&lt;br /&gt;2.    Thesaurus&lt;br /&gt;Thesaurus adalah daftar kosakata atau istilah dengan menyebutkan hubungan-hubungannya dengan menggunakan istilah Used For, Nerrower Term, Broader Term, Related Term, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;3.    Skema Klasifikasi&lt;br /&gt;Skema klasifikasi adalah bahasa indeks yang istilah-istilahnya disusun berkelas yang diberi kode atau lambang tertentu. Skema klasifikasi terdiri dari bagan, tabel dan indeks.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENELUSURAN INFORMASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penelusuran informasi merupakan aktivitas untuk menemukan data-data yang pernah ada mengenai suatu subyek tertentu. Penelusuran informasi dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu penelusuran. Dalam menelusur suatu informasi perlu diperhatikan beberapa kriteria, yaitu:&lt;br /&gt;1.    Alat Bantu Penelusuran&lt;br /&gt;Alat bantu untuk penelusuran informasi terdiri dari berbagai jenis, baik yang tercetak maupun dalan bentuk digital. Dalam bentuk tercetak kita dapat menggunakan katalog, indeks, bibliografi dan lain sebaginya. Sedangkan dalam bentuk digital dapat digunakan OPAC dan search enggine (Yahoo, Google, dsb). Penggunaan alat bantu penelusuran dimaksudkan untuk mempercepat penelusuran dan supaya hasil yang diinginmkan dapat diperoleh secara lebih mendetail.&lt;br /&gt;2.    Kata Kunci Pencarian&lt;br /&gt;Kata kunci dalam penelusuran informasi mempunyai peranan yang sangat penting. Salah satu kendala penelusur informasi adalah tidak pahamnya mereka terhadap konsep dari kata kunci penelusuran. Kata kunci pada suatu penelusuran dapat terdiri dari susunan kata yang merupakan bagian dari bahasa terawasi, bahasa indeks ataupun keyword. Penggunaan kata kunci diambil dari jenis subyek masing-masing bidang ilmu.&lt;br /&gt;Dengan adanya pemahaman mengenai cara-cara penelusuran informasi maka kegagalan dalam menemukan suatu informasi dapat diminimalisir. Selain itu penggunaan alat bantu penelusuran juga sangat disarankan terutama untuk menghemat waktu penelusur informasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Hasugian, Jonner. Dalam http://library.usu.ac.id/download/lib/perpus-jonner7.pdf diakses pada 09 Mei 2009 Jam 21.05.&lt;br /&gt;Wikipedia. “Informasi”.  dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi. pada tanggal 15 Oktober 2008 Jam 20.33 WIB.&lt;br /&gt;Yulia, Yuyun. 2007. Pengolahan Bahan Pustaka. Jakarta: Universitas Terbuka&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.snapdrive.net/files/577716/ARTICLE/Pengantar_Analisis_Subyek_Bahasa_Indeks.pdf"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel Lengkap Download disini...&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-596855785145173533?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/596855785145173533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/596855785145173533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2009/05/alat-bantu-penelusuran-informasi-untuk.html' title='ALAT BANTU PENELUSURAN INFORMASI UNTUK MEMPERCEPAT TEMU KEMBALI INFORMASI (PENGANTAR ANALISIS SUBYEK)'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-2439515026883736235</id><published>2009-03-09T14:04:00.004+07:00</published><updated>2009-03-09T14:16:34.324+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='U-Mum BGT'/><title type='text'>TRAVIAN-ku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SbTB1tmkWEI/AAAAAAAAABQ/WV2dUzBJheo/s1600-h/s1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 308px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SbTB1tmkWEI/AAAAAAAAABQ/WV2dUzBJheo/s320/s1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311082989095245890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Game online TRAVIAN (http://travian.co.id/) membuat saya penasaran selama berhari-hari, sekedar untuk membangun desa dan mengembangkan permainan yang ada di dalamnya. Walaupun sederhana namun fitur yang ditawarkan sangat menarik, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidak perlu ada yang didownload, permainan ini bisa langsung  dimainkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Anda bermain dengan ribuan pemain lain di dalam dunia kuno.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Membangun desa, berperang atau berdagang dengan pemain lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidak perlu online setiap saat, kita hanya perlu memberikan perintah kemudian keluar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Dan yang penting lagi, cukup menarik untuk mengusir kebosanan setelah bekerja+kuliah. Sesekali main sambil kerja juga gak apa-apa (hehe).&lt;br /&gt;Mau ikutan gabung, daftar aja &lt;a href="http://www.travian.co.id/?uc=id2_95189&amp;amp;signup"&gt;di sini&lt;/a&gt; . GRATIS.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-2439515026883736235?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/2439515026883736235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/2439515026883736235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2009/03/travian-ku.html' title='TRAVIAN-ku'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SbTB1tmkWEI/AAAAAAAAABQ/WV2dUzBJheo/s72-c/s1.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-8263692527280946462</id><published>2008-11-09T14:53:00.006+07:00</published><updated>2008-11-09T15:18:13.394+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS N TRIK'/><title type='text'>MENGEMBALIKAN FILE YANG DISEMBUNYIKAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh: haSBY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Wah, dataku hilang…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Akhhhgghh… Skripsiku mana, foldernya kosong???”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Lho, fileku tidak kelihatan semua y. Kamu hapus y”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ini waktu discan ada filenya, tapi knapa tidak kelihatan di explorer?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Penggalan percakapan diatas adalah sedikit gambaran ketika file data kita menghilang setelah flashdisk atau hardisk kita scan dengan anti virus. Memang ada sebagian kasus setelah scan dilakukan maka filenya benar-benar hilang atau masih ada namun atribut filenya berubah menjadi system atau hidden.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dengan berubahnya atribut file ini dengan sendirinya sistem akan menghilangkannya dari pandangan kita. Sistem operasi terutama ms windows memang menjadi tempat no satu bagi serangan virus.&lt;br /&gt;Tapi jangan kuatir, selama file masih ada didalam komputer/flashdisk, maka setidaknya dapat dicoba cara-cara dibawah ini agar file kembali nampak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(1) Pastikan bahwa komputer kita telah bersih dari virus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(2) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Buka &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;windows explorer&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(3) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Cek ukuran folder tempat kita menyimpan file. Klik kanan pada folder atau tempat data kita simpan, Pilih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;properties,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt; Lihat ukuran yang muncul pada baris size. Jika ternyata masih ada nilai yang muncul dan tidak menunjukkan size:0 bytes, berarti kemungkinan data masih ada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(4) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Pada panel bagian atas windows explorer, klik tab &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tool&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt; kemudian &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;folder options&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(5) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Pada jendela folder options yng muncul buka &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tab view&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(6) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Beri tanda pada opsi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Show hidden files and folder&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(7) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Hilangkan tanda pada opsi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hide protected operating system file (Recommended)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;. Klik Yes pada menu konfirmasi yang muncul. Kemudian klik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ok&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(8) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Kemudian masuk pada folder/drive tempat menyimpan file tadi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(9) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Jika file yang kita cari masih ada maka akan muncul file tersebut, dengan gambar yang sedikit transparan. Dan jika kita lihat propertiesnya maka akan terlihat bahwa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;atribut Read-only atau Hidden&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt; dalam keadaan aktif. Jika tanda pada opsi Read-only atau Hidden dapat dihilangkan secara langsung, maka hilangkan tanda tersebut dan klik Ok.&lt;br /&gt;Namun jika kedua tanda tersebut tidak dapat dihilangkan maka kita harus menggunakan bantuan software lain untuk mengganti atribut file tersebut. Jika belum sempat download, file tersebut dapat dijalankan/dibuka.&lt;br /&gt;Untuk file word bisa juga dengan membuka file tersebut dan Save-As dengan nama baru.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(10) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Download software Attribute Changer.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sofotex.com/downloads/d12192.html"&gt;Klik Disini Untuk Download&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.softpedia.com/get/System/File-Management/Attribute-Changer.shtml"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(11) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Instal software tersebut, dan jalankan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(12) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Klik kanan pada file yang akan kita kembalikan, pilih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Change Atributes&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;(13) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Hilangkan tanda pada opsi Read-Only, System dan Hidden,kemudian klik Ok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selesai.  Semoga Bermanfaat…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-8263692527280946462?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/8263692527280946462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/8263692527280946462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/mengembalikan-file-yang-disembunyikan.html' title='MENGEMBALIKAN FILE YANG DISEMBUNYIKAN'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-1428063663087642818</id><published>2008-11-09T14:49:00.004+07:00</published><updated>2008-11-13T21:03:07.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='U-Mum BGT'/><title type='text'>KOMPUTER ku</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hmmm… Lihat-lihat pameran komputer kemarin menimbulkan keinginan untuk meng-upgrade komputer. Komputerku sepertinya sudah mulai ketinggalan jaman. Beberapa tahun yang lalu sepertinya sudah lumayan oke, tapi melihat perkembangan teknologi yang menggila membuat keinginan ini muncul lagi. Kenapa ya?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebetulnya kalau untuk pekerjaan sehari-hari memang sudah mencukupi, tapi kalau mau untuk nge-game masih terbatas banget ya. Paling-paling game lama yang masih bisa jalan. Hmmm… Jadi bingung upgrade apa tidak ya? Kalau upgrade masih butuh banyak biaya sih, heheh...&lt;br /&gt;kira-kira begini spesifikasi komputerku setelah dicek-ricek:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Processor  : Intel Pentium III 933MHz&lt;br /&gt;Mobo              : Intel 815&lt;br /&gt;VGA           : NVIDIAGeForce FX 5500&lt;br /&gt;Hardisk        : 40G&lt;br /&gt;RAM                 : 512&lt;br /&gt;Monitor        : Advance 15”&lt;br /&gt;Stabilitzer : Kasugawa 500VA&lt;br /&gt;UPS                    : Prolink&lt;br /&gt;Spiker             : Kayama&lt;br /&gt;OS                       : Mandriva 2008 plus “Windows X Edition”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya akhirnya, setelah mikir-mikir-mikir, besok-besok saja upgrade-nya. Ya ternyata masih ada kebutuhan yang lebih mendesak, tapi yang penting bersyukur dulu saja atas apa yang dimiliki sekarang trus nabung dulu. Betul nggak? Hihihi…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-1428063663087642818?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/1428063663087642818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/1428063663087642818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/komputer-ku.html' title='KOMPUTER ku'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-3578133277447069238</id><published>2008-11-08T06:44:00.002+07:00</published><updated>2008-11-09T15:26:51.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><title type='text'>PENGOLAHAN APA PENTING?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perpustakaan merupakan tempat penyimpanan informasi yang bertujuan untuk membantu pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Ini menjadikan perpustakaan sebagai salah satu pioner dalam peningkatan mutu pendidikan masyarakat. Tidak berlebihan jika muncul penilaian bahwa mutu suatu lembaga pendidikan, sekolah, atau perguruan tinggi dapat dilihat kualitasnya, antara lain pada perpustakaannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Idealnya lembaga perpustakaan harus mampu menjamin bahwa setiap informasi yang ada mudah diakses oleh penguna perpustakaan. Untuk itu diperlukan pengolahan pada bahan pustaka yang telah diterimanya. Pengolahan merupakan dasar yang penting untuk menghantarkan pada pelayanan perpustakaan, sebagaimana peryataan Sulistyo-Basuki (1991 : 257), “pelayanan merupakan ujung tombak dan keberhasilan sebuah perpustakaan”. Pengolahan juga memerlukan pengetahuan tersendiri sekaligus perlu ketekunan, ketelitian dan kesabaran.&lt;br /&gt;Kegiatan pengolahan bahan pustaka diperpustakaan umumnya terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. INVENTARISASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan awal pengolahan ini adalah pencatatan semua koleksi yang masuk di perpustakaan pada buku induk.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. PEMBERIAN STEMPEL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Stempel disini berfungsi sebagai bukti kepemilikan perpustakaan pada suatu koleksi. Perpustakaan hendaknya mempunyai tempat-tempat khusus penempatan stempel. Misalnya pada halaman 10 dan halaman 25. Ini dimaksudkan untuk mengurangi dan mengantisipasi pencurian buku oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. KATALOGISASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses ini meliputi proses-proses pembuatan katalog yang nantinya dapat digunakan oleh pengguna untuk membantu penelusuran informasi. Pada proses ini meliputi pula pemberian nomor klasifikasi untuk memberi identitas suatu koleksi. Dalam proses ini pula banyak dari perpustakaan yang memanfaatkan software aplikasi perpustakaan untuk membantu pengolahan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. MEMBUAT KELENGKAPAN FISIK BUKU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah sebuah buku dibuatkan katalog, pekerjaan berikutnya adalah melengkapi fisik buku. Yaitu antara lain: memberi label buku, lembar tanggal kembali, kartu buku, kantong buku, dan barcode. Kelengkapan buku ini tidak wajib ada semua, dan dapat disesuaikan denga kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. PENGRAKAN (SHELVING)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua selesai, saatnya koleksi dipajang di rak-rak sesuai dengan pengelompokan nomornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengolahan yang baik akan menghasilakan koleksi-koleksi yang mudah ditemukan dan tersusun rapi. Dengan sendirinya akan memunculkan kepuasan pengguna akan fasilitas dan layanan perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REFERENSI:&lt;br /&gt;Sulistyo, Basuki. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Gramedia.&lt;br /&gt;Aneka sumber lain&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-3578133277447069238?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/3578133277447069238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/3578133277447069238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/pengolahan-apa-penting.html' title='PENGOLAHAN APA PENTING?'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-3419999919117771428</id><published>2008-11-08T06:41:00.003+07:00</published><updated>2008-11-09T15:27:47.844+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><title type='text'>OPAC UNTUK PENELUSURAN INFORMASI</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penelusuran informasi sebagai suatu kegiatan untuk mencari semua informasi yang pernah terbit atau pernah ada mengenai subyek bidang tertentu. Perpustakaan dan pusat dokumentasi sebagai tempat penyimpanan informasi dituntut untuk dapat menyaring dan menyajikan informasi untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Hal ini dapat di lihat dari salah satu tujuan perpustakaan yakni temu kembali informasi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;artinya menemukan informasi yang disimpan oleh perpustakaan tersebut serta perpustakaan lain untuk keperluan pemakai (Sulistyo-Basuki, 1993:182).&lt;br /&gt;Penelusuran informasi merupakan salah satu fungsi utama yang diberikan oleh perpustakaan kepada para pemustaka dalam rangka memenuhi kebutuhan informasi. Dengan adanya penelusuran informasi dimaksudkan agar pemustaka dapat mencari informasi secara tepat dan cepat. Perkembangan zaman dan maraknya penggunaan teknologi informasi mengakibatkan perpustakaan menerapkan otomasi perpustakaan untuk membantu layanannya. Salah satu hasil dari otomasi yaitu OPAC (Online Public Access Catolugue) yaitu sarana penelusuran informasi untuk memudahkan dalam menemukan informasi yang dicarinya. OPAC sangat  besar peranannya dalam mendukung temu kembali informasi yang ditelusur oleh pemustaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem OPAC sudah banyak terintegrasi pada software otomasi perpustakaan yang banyak beredar di indonesia. Dengan menggunakan fasilitas ini pencarian koleksi diharapkan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Apalagi berbagai OPAC yang ada sudah mendukung tampilan cover koleksi, identitas koleksi dan tempat dimana koleksi disimpan. Selain di perpustakaan sistem OPAC banyak kita jumpai pada toko-toko buku. Namun perlu diketahui bahwa pemanfaatan OPAC tidak akan terlaksana tanpa adanya implementasi teknologi dan dukungan sumber daya manusia yang mencukupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REFERENSI:&lt;br /&gt;Sulistyo, Basuki. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Gramedia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-3419999919117771428?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/3419999919117771428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/3419999919117771428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/opac-untuk-penelusuran-informasi.html' title='OPAC UNTUK PENELUSURAN INFORMASI'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-8581235270351987725</id><published>2008-11-08T06:22:00.005+07:00</published><updated>2008-11-09T15:28:14.151+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><title type='text'>SEPINTAS KLASIFIKASI</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Koleksi di perpustakaan akan kelihatan rapi dan mudah untuk ditemukan jika dikelompokkan menurut sistem tertentu. Pengelompokan yang sering digunakan adalah dengan sistem klasifikasi. Dewey Decimal Classificasion (DDC) yang umum digunakan menggunakan sistematika berupa  bagan yang berisi pembagian ilmu pengetahuan berdasarkan pada prinsip-prinsip tertentu...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Angka klasifikasi yang terdapat dalam bagan disebut dengan Base Number (BN). Misalnya:&lt;br /&gt;100    Ilmu Filsafat, Psikologi, Parapsikologi, Okultisme&lt;br /&gt;101    Teori Filsafat&lt;br /&gt;102    Aneka Ragam Filsafat&lt;br /&gt;103    Kamus, Ensiklopedi dan Konkordans Filsafat&lt;br /&gt;133.4 Sihir, Demonologi, Guna-guna, Penyembahan Berhala&lt;br /&gt;Indeks relative terdiri dari sejumlah tajuk dengan perincian aspek-aspeknya, yang disusun secara alfabetis dan memberikan petunjuk berupa nomor kelas yang memungkinkan orang untuk menemukan tajuk yang tercantum dalam indek pada bagan dan table-tabel. Indeks digunakan untuk mempermudah pencarian nomor kelas dari suatu subyek. Misalnya:&lt;br /&gt;Asbak             688.4&lt;br /&gt;Bagan         T1  -202&lt;br /&gt;California T2  -794&lt;br /&gt;Deklamasi T3  -504&lt;br /&gt;Mafia             364.1&lt;br /&gt;Dalam penggunaannya, Base Number (BN) dapat digabungkan dengan tabel-tebel pembantu. Tabel pembantu berupa notasi khusus yang digunakan untuk menyatakan aspek-aspek tertentu. Notasi-notasi dalam tabel tersebut adalah notasi tetap, tetapi tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus digabungkan dibelakang nomor tertentu dari bagan utama DDC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;1.Penggabungan antara Base Number (BN) dengan Tabel 1 (Sub-divisi Standar)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga kemungkinan didalam penggabungan antara Base Number (BN) dengan Tabel Sub-divisi Standar, yaitu:&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;a. Tertulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam kategori ini terdapat dua kemungkinan yang mungkin terjadi, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;1) Rumus Umum Sub-divisi Standar (RUSS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sub-divisi Standar (SS) yang digunakan adalah 01-09.&lt;br /&gt;Yang termasuk dalam kategori ini antara lain kelas:&lt;br /&gt;100 Ilmu filsafat, psikologi, parapsikologi, okultisme&lt;br /&gt;500  Ilmu-ilmu murni&lt;br /&gt;600 Teknologi (Ilmu Terapan)&lt;br /&gt;700 Kesenian dan seni dekorasi&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2) Bukan Rumus Umum Sub-divisi Standar (BRUSS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sub-divisi standar (SS) yang digunakan adalah 001-009 atau 0001-0009.&lt;br /&gt;Yang termasuk dalam kategori ini antara lain kelas:&lt;br /&gt;200 Agama&lt;br /&gt;330 Ilmu Ekonomi&lt;br /&gt;530 Fisika&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Perintah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua yang digolongkan dalam kategori ini ditandai dengan adanya perintah dengan ciri penggunaan kata perintah “Use, Gunakan, atau  Pakailah”.&lt;br /&gt;Misalnya pada kelas 380 (Perdagangan, komunikasi, pengangkutan) ditemukan perintah “Gunakan 380.01-380.09 untuk sub-divisi standar”. Maka dalam penggunaanya digunakan nomor sub-divisi standar dari 001 sampai 009.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c. Kosongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua nomor kelas yang tidak termasuk kategori “Tertulis atau Perintah” dimasukkan ke dalam kategori “kosongan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Penggabungan Antara Base Number (BN) dengan Tabel 2 (Wilayah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga kemungkinan didalam penggabungan antara Base Number (BN) dengan Tabel Wilayah (W), yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. Perintah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam bagan ditemukan adanya perintah penggunaan notasi wilayah maka digunakan rumus umum:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;BN + W&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Kosongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam bagan tidak ditemukan adanya perintah penggunaan notasi wilayah maka digunakan rumus umum:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;BN + SS + W&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan SS adalah angka 09; 009; atau 0009.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c. Khusus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua kelas yang termasuk dalam kategori ini menggunakan rumus umum:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;BN + 9 + W&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Misalnya kelas 362 (Masalah-masalah Kesejahteraan sosial), 364 (Kriminologi), 365 (Penjara), 368 (asuransi) dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Selain tiga kemungkinan diatas masih ada dua kemungkinan lain yang berhubungan dengan penggunaan notasi wilayah.&lt;br /&gt;Ø Jika SS yang digunakan selain 09 atau 009 atau 0009 (misalnya 01, 03, 05, dan lain sebagainya) maka sebelum wilayah disisipkan angka 0.&lt;br /&gt;Ø Jika terdapat penggabungan antara dua wilayah maka diantara dua wilayah tersebut ditambah angka 0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Penggabungan Base Number (BN) kelas 800 dengan Tabel 3 (Sub-divisi Dari Masing-masing Kesusastraan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rumus umum yang digunakan dalam penggabungan antara BN kelas 800 dengan tabel sub-divisi dari masing-masing kesusastraan (SK) adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;BN + SK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain rumus diatas, dalam penggunaanya ada dua ketentuan lain yang perlu diperhatikan, yaitu:&lt;br /&gt;a. Jika dalam penggunaanya tidak ditemukan adanya sub-divisi kesusastraan (SK), maka digunakan Sub-divisi standar (SS) sebagai pengganti.&lt;br /&gt;b. Jika dalam penggunaannya ditemukan adanya sub-divisi standar (SS) maupun sub-divisi kesusastraan (SK), maka diutamakan penggunaan sub-divisi kesusastraan (SK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Penggabungan Base Number (BN) kelas 400 dengan Tabel 4 (Sub-divisi Dari Masing-masing Bahasa)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rumus umum yang digunakan dalam penggabungan antara BN kelas 400 dengan tabel sub-divisi dari masing-masing bahasa (SB) adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;BN + SB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain rumus diatas dalam penggunaanya ada dua ketentuan lain yang perlu diperhatikan, yaitu:&lt;br /&gt;a. Jika dalam penggunaanya tidak ditemukan adanya sub-divisi bahasa (SB), maka digunakan Sub-divisi standar (SS) sebagai pengganti.&lt;br /&gt;b. Jika dalam penggunaanya ditemukan adanya sub-divisi bahasa (SB) maupun sub-divisi standar (SS), maka diutamakan penggunaan Sub-divisi bahasa (SB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Penggunaan Tabel 5 (Ras, Bangsa, Kelompok Etnis)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam penggabungan antara Base Number (BN) dengan table 5 jika tidak ditemukan adanya perintah penggunaan tabel 5 pada bagan maka ditambah angka 089. Misalnya pada kelas 155.8 (Psikologi Bangsa dan Nasional) pada buku Pengantar Klasifikasi Persepuluhan Dewey tidak ditemukan adanya perintah penggunaan tabel 5, maka nomor klasifikasinya disisipi angka 089.&lt;br /&gt;Namun jika pada bagan ditemukan adanya perintah penggunaan tabel 5, maka nomor klasifikasinya tidak disisipi angka 089. Misalnya pada nomor kelas 155.89 (Psikologi Bangsa) pada buku DDC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Penggunaan Tabel 6 (Bahasa-bahasa)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tabel 6 (Bahasa-bahasa) digunakan pada penggabungan Kamus Dua Bahasa.&lt;br /&gt;Rumus umum yang digunakan adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;BN + SB + T6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Sejarah dan geografi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. SEJARAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rumus umum: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9 + W&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. GEOGRAFI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rumus umum: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;91 + W&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Referensi Kuliah Mas Ari  (Thanks y mas...)&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-8581235270351987725?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/8581235270351987725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/8581235270351987725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/sepintas-klasifikasi.html' title='SEPINTAS KLASIFIKASI'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-4364771763133633392</id><published>2008-11-06T20:33:00.010+07:00</published><updated>2008-11-09T15:26:01.148+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS N TRIK'/><title type='text'>MEMILIH KOMPUTER</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Komputer sebagai alat bantu pekerjaan sudah dikenal oleh masyarakat luas. Pemanfaatan dari teknologi ini sudah menyebar sampai pelosok-pelosok desa. Komputer bukan lagi menjadi alat mahal yang hanya dimiliki oleh orang-oarang kaya. Sekarang harga seperangkat komputer baik baru atau second sudah sangat terjangkau. Dengan dana ± 2juta-an kita sudah bisa membawa seperangkat komputer standar lengkap untuk dibawa pulang...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun dana tidak mencukupi, jangan berkecil hati. Banyak tersedia berbagai macam komputer second dengan harga yang lebih murah dan kualitas yang lumayan bagus. Misalnya dengan dana kurang dari 1juta kita sudah bisa membawa komputer Pentium 3 standar.&lt;br /&gt;Namun untuk memilih komputer second perlu diperhatikan beberapa hal, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.    Sesuaikan dengan kebutuhan kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Komputer memang tersedia dalam harga dan jenis yang bermacam-macam, namun semuanya ditentukan dari kebutuhan kita. Jika dana tidak ada dan kita hanya menggunakannya untuk aplikasi setandar, maka pentium 3 atau 2 juga sudah cukup. Namun bagi yang akan berdesain grafis atau bermain game terutama yang baru-baru, sepertinya harus nabung dulu ya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.    Cek spesifikasi komputer yang akan kita beli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk memastikan spesifikasi komputer yang kita beli sesuai dengan promosi pemilik toko, maka cek dulu sebelum dibawa pulang. Prosesor, ram, hardisk, cd-room, dan komponen lainnya cek dahulu sesuai apa tidak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.    Tanyakan garansi pada toko penjual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selama masa garansi coba dulu komputer, kalaupun muncul masalah segera bawa komputer ke toko penjual.&lt;br /&gt;Setelah komputer ada dirumah, Maksimalkan sistem operasi yang kita gunakan agar komputer lebih cepat dan enak digunakan. Lengkapi dengan antivirus dan jangan lupa update secara berkala. &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(hasimori)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-4364771763133633392?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/4364771763133633392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/4364771763133633392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/memilih-komputer.html' title='MEMILIH KOMPUTER'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-8675390988372932186</id><published>2008-11-06T20:30:00.004+07:00</published><updated>2008-11-09T15:28:28.511+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><title type='text'>MEMILIH SOP (Software Otomasi Perpustakaan)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perangkat lunak atau software merupakan program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer (Yuhefizar, 2003). Software mengalami perkembangan yang begitu pesat seiring dengan kebutuhan manusia akan alat bantu pekerjaan, begitu juga di bidang perpustakaan...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Software Otomasi Perpustakaan (SOP) ada yang dikembangkan dan didistribusikan secara gratis dan ada yang berbayar. SOP yang didistribusikan secara gratis antara lain: Senayan, Openbiblio, Winisis, Ganesha Digital Library (GDL), Athenaeum Light dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, banyak software perpustakaan yang disediakan dan dapat didownload secara bebas. Dengan semakin banyaknya software perpustakaan yang tersedia maka semakin banyak pilihan yang dapat kita pertimbangkan.&lt;br /&gt;Dalam memilih software perpustakaan, ada beberapa hal yang dapat menjadi bahan pertimbangan, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.    Fasilitas Yang Mencukupi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Software yang digunakan minimal mempunyai fasilitas pengolahan bahan pustaka, manajemen sirkulasi dan OPAC untuk penelusuran. Dalam banyak software yang ada tersedia juga fasilitas pencetakan, laporan pengolahan terbitan khusus dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.    Dukungan komunitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya dukungan komunitas yang aktif, kita dengan mudah dapat mengatasi berbagai permasalahan yang muncul dalam implementasi software tersebut di perpustakaan kita. Biasanya pengembang software otomasi menyediakan forum diskusi di internet.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.    Kemudahan penggunaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Software yang lengkap sekalipun kalau memiliki cara penggunaan yang sulit dan berbelit-belit, akan mengurangi kenyamanan kita dalm menggunakannya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.    Dukungan pengembangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam menyikapi kemajuan teknologi informasi yang semakin maju, alangkah baiknya jika ada kepastian dalam pengembangan software untuk masa yang akan datang. Dengan konsep open source yang diusung oleh sebagian besar pengambang software, maka dengan sendirinya akan memungkinkan kita untuk mengotak-atik segala sesuatu yang ada pada software tersebut.&lt;br /&gt;Segala sesuatu yang berkembang disekitar kita harus senantiasa diikuti atau kita akan menjadi manusia yang tertinggal, tentunya dengan belajar dari berbagai sumber dan tidak terbatas pada subyek spesialis kita saja. (hasimori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REFERENSI ISTILAH:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Yuhefizar. 2003. “Tutorial Komputer dan Jaringan”. Dalam www.ilmukomputer.com, tanggal 20 Desember 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-8675390988372932186?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/8675390988372932186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/8675390988372932186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/memilih-sop-software-otomasi.html' title='MEMILIH SOP (Software Otomasi Perpustakaan)'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-6436688511822977355</id><published>2008-11-06T20:24:00.007+07:00</published><updated>2008-11-09T15:28:42.694+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><title type='text'>MENYIKAPI INFORMASI DENGAN CERDAS</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LATAR BELAKANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan zaman yang teramat pesat membawa perubahan dalam segala bidang kehidupan. Perubahan-perubahan yang terjadi dapat berlangsung dalam waktu yang sangat cepat. Salah satunya adalah perubahan informasi. Informasi dapat berkembang dalam waktu yang singkat, bahkan informasi yang kita baca siang hari belum tentu sama dengan informasi yang ada pada sore harinya...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran yang cepat suatu informasi tidak dapat terlepas dari peran serta teknologi. Internet, merupakan sarana yang paling efektif untuk proses penyebaran informasi. Informasi yang ada disuatu negara dapat dibaca, dilihat, dan didengarkan oleh semua orang walaupun berada ditempat lain dengan bantuan dari internet.&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya informasi telah menjadi sesuatu yang teramat penting. Tanpa informasi, berupa data, info atau pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing, maka kita akan kesulitan menentukan keputusan yang paling tepat. Informasi telah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia, baik kalangan akademis, pengusaha maupun masyarakat umum. Bahkan informasi dapat dijadikan lahan untuk mencari uang.&lt;br /&gt;Gambaran diatas merupakan salah satu contoh perubahan yang telah terjadi dalam bidang informasi. Namun diperlukan cara tersendiri untuk menyeleksi informasi yang ada, sehingga dapat bermanfaat bagi diri kita. Jangan sampai informasi menjadi bumerang yang menghancurkan kehidupan yang telah kita jalani selama ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERMASALAHAN UMUM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan pada latar belakang diatas, dapat diambil suatu gambaran bahwa informasi dapat mempengaruhi aktivitas manusia. Inilah yang perlu kita cermati lebih lanjut, supaya informasi yang ada bermanfaat dan tidak memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;Hasil positif dari informasi telah kita rasakan dan menjadi hal yang lumrah di masyarakat. Namun tanpa kita sadari informasi yang teramat bebas akhir-akhir ini membawa dampak negatip bagi perilaku dan pembentukan moral generasi muda. Harus kita sadari bahwa tidak semua informasi yang berkembang di sekitar kita mempunyai nilai positif. Pemberian dan penerimaan informasi harus disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan umur pemakainya.&lt;br /&gt;Sudah menjadi rahasia umum bahwa informasi yang beredar terutama melalui internet mengandung unsur-unsur pornografi, kekerasan, dan sara. Dan telah kita sadari bersama bahwa hal-hal negatif tersebut sedikit demi sedikit akan menjadikan perilaku menjadi buruk, egois dan berbagai sikap individual yang merusak kondisi masyarakat.&lt;br /&gt;Inilah yang menjadi permasalahan kita bersama untuk menemukan sebuah solusi supaya informasi dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan manusia. Lebih jauh lagi akan dibahas mengenai sikap kita dalam menyikapi informasi yang ada. Dan pada akhirnya setiap orang diharapkan untuk mampu memilih-milih informasi yang mereka terima sesuai dengan kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DASAR TEORI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Informasi merupakan pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Secara umum informasi berhubungan erat dengan konsep arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.&lt;br /&gt;Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.&lt;br /&gt;Cerdas menurut Kamus Bahasa Indonesia diartikan sebagai maju dan pandai. Ini merupakan sikap kita untuk berpikiran maju dan pandai untuk bertindak sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB II&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMBAHASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan penyebaran informasi yang sangat dahsyat dan didukung dengan majunya teknologi pada saat ini menghasilkan “ledakan informasi”. Seluruh masyarakat akan menerima informasi apapun tanpa batas. Seperti yang telah disinggung diatas bahwa informasi perlu disikapi secara cerdas untuk menemukan semua hal positip dan menghindari jika ada segi negatipnya. Informasi akan bermanfaat jika kita menggunakannya sesuai dengan kebutuhan kita, namun kita juga harus memperhatikan kepentingan orang lain.&lt;br /&gt;Ada beberapa kriteria seseorang dikatakan mengerti akan sebuah informasi, yaitu antara lain:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1.    Sadar akan kebutuhan informasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seseorang mempunyai kesadaran akan nilai suatu informasi sebagai masukan untuk mengatasi kekurangan dalam dirinya. Misalnya seseorang mencari informasi tentang perusahaan kertas, karena dia belum tau dan akan mendirikan usaha percetakan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2.    Tahu bagaimana cara mengakses informasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini menjelaskan bahwa kita memerlukan pengetahuan mengenai sumber informasi, cara atau metode yang efektif untuk menelusur informasi. Tanpa mengetahuinya maka tidak mungkin kita akan mendapatkan informasi yang kita butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3.    Tahu dan mengerti bagaimana mengevaluasi informasi yang diperoleh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini salah satu poin penting yang menuntut seseorang untuk memahami dan menilai informasi yang telah diperoleh. Peran pribadi sangat dominan dan akan menentukan informasi apa yang relevan dengan kebutuhan juga sesuai dengan prinsip kepribadiannya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;4.    Mampu mengelola informasi yang diperoleh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu mengolah informasi agar menjadi kumpulan informasi yang dapat dimanfaatkan baik bagi diri sendiri maupun orang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;5.    Mampu memanfaatkan informasi sesuai dengan etika maupun hukum yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menuntut seseorang untuk memanfaatkan informasi sesuai dengan  peraturan yang berlaku. Jangan sampai informasi yang ada membawa kerugian bagi orang lain.&lt;br /&gt;Dengan peredaran informasi yang sangat bebas di dunia terutama di internet, maka perlu ditekankan adanya usaha untuk menyikapi berbagai informasi yang ada secara lebih teliti.&lt;br /&gt;Andrew Ho dalam artikelnya menyarankan agar kita lebih berhati-hati atau selektif dalam memilih informasi betapapun kita sangat membutuhkannya. “In your thirst for knowledge, be sure not to drown in all the information” (Dalam hasratmu yang begitu besar untuk menguasai ilmu pengetahuan, pastikan untuk tidak tenggelam dalam semua informasi yang ada). kata Anthony J. D’Angelo. Pilihlah informasi hanya yang bermanfaat untuk meningkatkan keunggulan kita. Jika mayoritas masyarakat sudah sangat selektif dan menghendaki perubahan, tentu kualitas tayangan atau informasi yang ada sekarang ini akan ikut berubah.&lt;br /&gt;Untuk itulah perlu diadakan pemahaman yang lebih mendalam mengenai cara-cara penelusuran informasi agar sesuai dengan kebutuhan. Pengawasan dan bimbingan orang tua juga sangat diperlukan agar putra-putrinya mampu menggunakan informasi sesuai dengan kebutuhannya. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan secara lebih efektif, yaitu antara lain:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;a)    Merumuskan tujuan penelusuran informasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita mencari informasi maka perlu dirumuskan apa yang menjadi kebutuhan kita. Ini untuk menghindari terjadinya pemborosan waktu. Kita dapat mencatat hal-hal apa saja yang akan dicari.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;b)    Menentukan kata kunci penelusuran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini berguna agar kita dapat mencari informasi dengan lebih focus pada apa yang kita butuhkan. Misalnya kita akan mencari informasi mengenai “budidaya ikan lele”, maka dapat ditentukan kata kunci penelusuran “Ikan”, “Lele”, “Budidaya”, “Perikanan”, dan lain sebagainya. Ini akan bermanfaat jika kita akan menggunakan alat bantu penelusuran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;c)    Menelusur menggunakan alat bantu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan segala urusan kita maka dapat digunakan berbagai alat bantu penelusuran, misalnya: Katalog, Indeks, atau yang termudah adalah menggunakan bantuan Search engine pada internet.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;d)    Menyaring dan mengolah semua informasi yang telah dikumpulkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Inilah kegiatan terakhir dan terberat yang harus dilakukan yaitu: (1) Menyaring informasi yang sesuai dengan tujuan awal penelusuran. Jika dalam penelusuran ditemukan informasi lain yang relevan, maka itu juga dapat digunkan. dan (2) Mengumpulkan semua informasi yang ada agar memudahkan kita maupun orang lain untuk memanfaatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB III&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai pembahasan diatas maka perlu diambil sebuah kesimpulan bahwa informasi yang ada bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Untuk memperoleh informasi yang sesuai maka perlu dilakukan cara-cara khusus untuk penelusuran informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REFERENSI:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Andrew-Ho. “Menyikapi Era dan Kebutuhan Informasi”. dikutip dari http://forum35.wordpress.com/2007/10/09/menyikapi-era-dan-kebutuhan-informasi/. Pada 30 Oktober 2008 Jam 12.20 WIB.&lt;br /&gt;Subhan. “Memo Perihal Melek Informasi”. Dikutip dari http://blog.360.yahoo.com/blog-qLWOjSA9fqu_Wxwc7aik?p=9. Pada tanggal 30 Oktober 2008 Jam 12.30 WIB.&lt;br /&gt;Wikipedia. “Informasi”.  dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi. Pada tanggal 15 Oktober 2008 Jam 20.33 WIB.&lt;br /&gt;Wojowasito, S. “Kamus Bahasa Indonesia”. Bandung: Shinta Dharma. Halaman 54.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-6436688511822977355?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/6436688511822977355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/6436688511822977355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/menyikapi-informasi-dengan-cerdas.html' title='MENYIKAPI INFORMASI DENGAN CERDAS'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4933050282289876503.post-7447131733435532576</id><published>2008-11-06T20:13:00.013+07:00</published><updated>2008-11-09T15:29:01.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><title type='text'>TEKNOLOGI DAN PERPUSTAKAAN</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Perpustakaan merupakan unit kerja yang berkaitan langsung dengan proses penyebaran informasi. Peran perpustakaan sebagai penyebar informasi berkembang seiring dengan kebutuhan manusia akan informasi. Kegiatan di perpustakaan merupakan salah satu bidang penerapan teknologi informasi yang berkembang dengan pesat...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perpustakaan mempunyai berbagai koleksi yang terdiri dari berbagai format. Seringkali untuk memudahkan pengolahan maka pustakawan menggunakan bantuan teknologi. Teknologi yang paling umum digunakan adalah komputer. Teknologi diharapkan menjadi salah satu sarana yang efektif untuk memperlancar kegiatan dan pelayanan perpustakaan. Teknologi dapat digunakan untuk membentuk suatu sistem informasi perpustakaan yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) dan sumber daya manusia (SDM) yang diorganisasikan dengan aturan tertentu untuk mengolah data menjadi informasi.&lt;br /&gt;Seiring perkembangan zaman, ketika kebutuhan perpustakaan tidak hanya menyangkut program Ms Word ataupun Ms Excel maka dibangunlah software-software perpustakaan untuk mengatasi segala kesulitannya. Software perpustakaan dikembangkan untuk menjawab kebutuhan perpustakaan akan layanan-layanan yang membutuhkan penanganan yang lebih spesifik. Walaupun dapat diartikan sebagai alat pendukung pekerjaan, namun komputer beserta software didalamnya lebih banyak dimanfaatkan oleh pustakawan sebagai alat pokok bekerja. Ini menimbulkan pengertian baru didalam dunia perpustakaan, yaitu otomasi perpustakaan. Lebih jauh mengenai otomasi perpustakaan, maka tidak dapat dilepaskan dari penggunaan istilah sistem informasi perpustakaan. Alter (1992) sebagaimana dikutip oleh Kadir (2003) menjelaskan bahwa sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.&lt;br /&gt;Untuk melakukan otomasi perpustakaan setidaknya diperlukan tiga komponen utama, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perangkat Keras (Hardware)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perangkat keras atau hardware merupakan komponen fisik yang dapat dilihat dan dirasakan (Yuhefizar, 2003). Perangkat keras yang dimaksud adalah peralatan elektronik yang digunakan untuk memperlancar kerja pustakawan, yaitu komputer beserta alat-alat pendukung lainnya.&lt;br /&gt;Sistem kerja komputer dilengkapi dengan bagian input device dan output devices.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;A)  Input Device&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Input device menyediakan sarana untuk pengiriman informasi kedalam sistem komputer sehingga harus memiliki kemampuan untuk mengonversi karakter-karakter yang diinginkan kedalam kode-kode biner yang perlu (Qalyubi, 2003: 374). Sarana input device yang termasuk dalam kategori ini dan biasanya digunakan di perpustakaan antara lain: Keyboard, mouse, barcodes, dan scanner.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;B)  Output Device&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Output device digunakan untuk menampilkan hasil pengolahan data baik berupa video, audio maupun dokumen tercetak. Sarana yang termasuk dalam output device dan biasanya digunakan di perpustakaan antara lain: Monitor, printer, dan speaker.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perangkat Lunak (Software)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perangkat lunak atau software merupakan program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer (Yuhefizar, 2003).&lt;br /&gt;Software mengalami perkembangan yang begitu pesat seiring dengan kebutuhan manusia akan alat bantu pekerjaan, begitu juga di bidang perpustakaan. Software perpustakaan ada yang dikembangkan dan didistribusikan secara gratis dan ada yang berbayar. Software perpustakaan yang telah digunakan antara lain: CDS/ISIS, Openbiblio, Winisis, SIMPUS, Ganesha Digital Library (GDL), SIPUS V-0.1, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber Daya Manusia (SDM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sumber Daya Manusia menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan otomasi di perpustakaan. Pustakawan sebagai pengelola perpustakaan harus mempunyai kemampuan untuk mengoperasikan teknologi yang digunakan di perpustakaan sehingga proses pelayanan bagi pemakai dapat berjalan dengan maksimal. Dengan bertambah majunya sistem informasi di perpustakaan, pustakawan juga harus mampu memperbaiki teknologi yang digunakan di perpustakaan jika terjadi kerusakan supaya pelayanan kepada pemakai tidak terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan yang lebih jauh lagi adalah pembentukan dan perintisan perpustakaan digital. Perpustakaan digital diartikan sebagai perpustakaan yang mempunyai koleksi sebagian besar dalam format digital dan informasi yang disediakan dapat diakses dengan komputer. Perpustakaan yang ingin mengubah layanannya ke bentuk digital harus mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat menghalangi proses pembangunan koleksi digital terutama dana yang disediakan. Pengubahan bentuk layanan ini juga tidak boleh mengganggu hak-hak dan kepentingan pemustaka, terutama layanan yang sudah berjalan. Secara garis besar pembentukan perpustakaan digital dapat dilakukan secara bertahap, hingga dicapai kesiapan pustakawan dan pemustaka sendiri.&lt;br /&gt;Cleveland (1998) sebagaimana dikutip oleh Arif Surachman menyampaikan bahwa ada tiga metode yang dapat digunakan untuk memproses pembangunan koleksi digital, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. DIGITASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   Digitasi merupakan proses alih media dari cetak atau analog ke dalam media digital atau elektronik melalui proses scanning, digital photograph atau teknik lainnya. Proses digitasi biasanya memerlukan waktu, tenaga, biaya dan dituntut adanya tenaga ahli yang cukup menguasai teknik digitasi ini. Perpustakaan juga perlu menyediakan alat dan sarana bagi proses digitasi ini. Satu hal yang cukup penting diperhatikan dalam hal proses digitasi adalah masalah penentuan koleksi atau analisis koleksi. Perpustakaan perlu melakukan skala prioritas koleksi yang harus digitasi dan tidak, hal ini dikarenakan tidak semua koleksi dapat dan perlu di alih mediakan.&lt;br /&gt;Ada berbagai hal yang dapat digunakan untuk menjadi pertimbangan melakukan digitasi koleksi, yaitu antara lain: Kekuatan Koleksi, Keunikan Koleksi, Prioritas Bagi Komunitas Penggguna dan Kemampuan Staff.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. AKUISISI KARYA DIGITAL ASLI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   Membangun koleksi digital juga dapat dilakukan dengan cara melakukan pengadaan koleksi melalui penyedia koleksi digital atau database digital baik membeli atau berlangganan. Perpustakaan dapat secara langsung menghubungi penulis atau penerbit untuk mendapatkan hak akses ke dalam sumber informasi digital. Melalui database online ini perpustakaan mampu menyediakan koleksi digital yang dapat diakses oleh pengguna perpustakaan dalam wilayah area tertentu. Misalnya Ebscohost dan Proquest.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. AKSES KE SUMBER EKSTERNAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   Cara atau metode ketiga yang dapat dilakukan adalah dengan mengakses ke sumber lain yang tidak tersedia secara internal. Hal ini bisa dilakukan dengan membuka link atau jaringan ke server yang disediakan oleh rekanan, penerbit atau institusi lain yang mungkin mempunyai kesepakatan dengan perpustakaan. Selain tentunya kita dapat juga menyediakan akses ke sumber eksternal yang disediakan secara gratis.&lt;br /&gt;Hal ini banyak juga dilakukan oleh perpustakaan-perpustakaan yakni memberikan fasilitas link ke sumber-sumber informasi penting yang disediakan secara gratis dan sesuai dengan kebutuhan pengguna yang dilayaninya. Penggunaan metode ini sebetulnya cenderung lebih murah akan tetapi mempunyai kelemahan tingkat ketergantungan yang tinggi kepada penyedia informasi digital tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam membangun sistem otomasi perpustakaan yang baik, perlu diperhatikan adanya sistem yang saling terintegrasi. Misalnya dimulai dari sistem pengadaan bahan pustaka, pengolahan bahan pustaka, sistem pencarian kembali bahan pustaka, sistem sirkulasi, keanggotaan, pengaturan denda, sistem laporan dan lebih sempurna apabila dilengkapi dengan barcode maupun pengaksesan data berbasis web dan internet. Tentunya untuk mewujudkan hal ini diperlukan peran serta dari semua pihak dan yang terpenting adalah kemauan dari pengelola perpustakaan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REFERENSI:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Edisi 1. Yogyakarta: Andi.&lt;br /&gt;Qalyubi, Shihabuddin. 2003. Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta: Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Adab.&lt;br /&gt;Surachman, Arif. Membangun Koleksi Digital diambil dari http:// www.arifs.staff.ugm.ac.id/myblog/,  Pada tanggal 16 Oktober 2008.&lt;br /&gt;Wahono, Romi Satria. 2006. Teknologi Informasi untuk Perpustakaan: Perpustakaan Digital dan Sistem Otomasi Perpustakaan. Diambil dari http://www.ilmukomputer.com, tanggal 15 Oktober 2008.&lt;br /&gt;Yuhefizar. 2003. “Tutorial Komputer dan Jaringan”. Dalam http://www.ilmukomputer.com, tanggal 20 Desember 2007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4933050282289876503-7447131733435532576?l=hasimori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/7447131733435532576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4933050282289876503/posts/default/7447131733435532576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasimori.blogspot.com/2008/11/teknologi-dan-perpustakaan.html' title='TEKNOLOGI DAN PERPUSTAKAAN'/><author><name>mAz-H</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15791259919762455374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZmroodCnaf0/SRaVrKXSe3I/AAAAAAAAAAs/P6M12A1rLgY/S220/hasimori.jpg'/></author></entry></feed>
